Pengaruh Pembiyaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Dan Likuiditas Terhadap Resiko Pembiayaan Perbankan Syariah Di Indonesia Periode 2010-2014

Main Article Content

Achmadian Davin Wibisono

Abstract

Abstract

The research study aims to analyze how the influence of Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) and Liquidity on the Financing Risk of shariah bank in Indonesia. This research using quantitative method with multiple linear regression analysis. The research result using data financial report and annual report by official website of shariah banks during period 2010-2014. These results indicate that Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) does not affect at the Financing Risk of shariah bank in Indonesia. Liquidity does not affect at the Financing Risk of shariah bank in Indonesia. Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) and Liquidity does not affect at the Financing Risk of shariah bank in Indonesia

Article Details

Section
Articles

References

Anindita, I., & Arfianto, E. D. (2011). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Car, Npl Dan Ldr Terhadap Penyaluran Kredit Umkm (Studi Pada Bank Umum Swasta Nasional Periode 2003-2010) (Doctoral Dissertation, Universitas Diponegoro).
Antonio, M. S. I. (2001). Bank Syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.
Azmy, M, S., & Mahrus, M (2010). Bank Syariah: Bank yang amah UMKM , ekisonline.com diambil tanggal 14 Maret 2010
Dendawijaya, L. (2005). Manajemen Perbankan, Edisi Kedua, Cetakan. Kedua, Jakarta: Ghalia Indonesia, Bogor.
Deputi Direktur Publikasi dan Administrasi (IDAP). (2015). Statistik Perbankan Syariah. ((Online), (http://www.ojk.go.id/data-statistik-perbankan-syariah). Diakses 18 Oktober 2015). Jakarta: Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan. Edisi Juni 2015
Edward, D. (2010) UMKM Tulang Punggung Ekonomi Indonesia (Online) (http://deddyedward.blogdetik.com/page/2/, diakses 26 Oktober 2010).
Galih, T. A., & Meiranto, W. (2011). Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, Return On Assets, Dan Loan To Deposit Ratio Terhadap Jumlah Penyaluran Kredit Pada Bank Di Indonesia (Studi Empiris: Bank Yang Terdaftar Di Bei) (Doctoral Dissertation, Universitas Diponegoro).
Imam, G. (2005). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati, D. (2003). œBasic Econometric.Mc-Grawhill. New York.
Gumanti, T. A. (2011). Manajemen Investasi: Konsep, Teori, dan Aplikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Hamonangan, R., & Siregar, H. S. (2009). Pengaruh Capital Adequancy Ratio, Debt to Equity Ratio, Non Performing Loan, Operating Ratio dan Loan to Deposit Ratio terhadap Return On Equity (ROE) Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi, 13.
Joko Purwanto, T. (2011). Analisis Besarnya Pengaruh Pembiayaan, FDR (Financing ToDeposit Ratio) dan NPF (Non Performing Financing) Terhadap Laba Bank Muamalat Indonesia. Skripsi. Fakultas Ekonomi danManajemen Institut Pertanian Bogor.
Kara, M. (2013). Konstribusi Pembiayaan Perbankan Syariah Terhadap Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah, 13(2).
Kasidi, M.(2010), Manajemen Risiko, Ghalia Indonesia, Jakarta.
Kasmir, S. E. MM, (2008), Manajemen Perbankan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Luckett, D, G, (1994). Uang dan Perbankan, Edisi Kedua, Erlangga, Jakarta.
Muhammad. (2005). Bank Syariah Problem dan Prospek Perkembangan di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Muzamil, M. (2010). Analisis Strategis Peran Bank Syariah dalam Pembiayaan UMKM, (Online) (economicsjurnal.com, diakses pada 10 Juni 2010).
Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/22/PBI/2012 tentang Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank Umum dan Bantuan Teknis dalam Rangka Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Pratami, W. A. N., & Muharam, H. (2011). Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Capital Adequacy Ratio (Car), Non Performing Financing (Npf) Dan Return On Asset (Roa) Terhadap Pembiayaan Pada Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2001-2011) (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).
Prochnow, H. V. (1949). Bank liquidity and the new doctrine of anticipated income. The Journal of Finance, 4(4), 298-314. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1949.tb02358.x
Pusat Kebijakan Perdagangan dalam Negeri. (2013). Analisis Peran Lembaga Pembiayaan dalam Pengembangan UMKM.((Online), (http://www.depkop.go.id), diakses 22 November 2015). Jakarta: Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan
Rakhmanita, D. (2013). Pengaruh DPK, NPF, ROA, FDR dan KAP terhadap Penyaluran Pembiayaan pada Bank Syariah di Indonesia. Skripsi.FakultasEkonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang
Sari, R. Pengaruh penyaluran pembiayaan sektor UMKM (Usaha mikro, kecil, dan menengah) terhadap tingkat rasio non performing financing (NPF) Bank Syariah: Studi kasus pada bank muamalat indonesia.
Sinungan, M. (2000). Dana Bank Manajemen. Edisi Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono (2010), Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R& D, Alfabeta. Bandung.
Suhardjono, (2003), Manajemen Perkreditan Usaha Kecil dan Menengah, UPP AMP. YKPN, Yogyakarta.
Surat Edaran Bank Indonesia No 6/23/Intern DPNP tanggal 24 Desember 2004, perihal Pedoman Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum (CAMELS Rating), Jakarta: Bank Indonesia, 2004.
Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 3/30/DPNP Tanggal 14 Desember 2001 Tentang Pedoman Perhitungan Rasio Keuangan.
Suryani. (2011). Analisis Pengaruh FDR terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah di Indonesia. Walisongo, Vol.19. STAIN Malikussaleh Lhokseumawe
Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 Pasal 1 ayat 12.
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.