Karakterisitik Porositas dan Antibakteri Wound Dressing Nanofiber PVA-Pare

Authors

  • Ahmad Faruq Fadhlurrahman Nur - Universitas Negeri Surabaya
  • Diah Hari Kusumawati, S.Si., M.Si. Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Ekstrak buah pare (Momordica charantia) dikenal memiliki beragam manfaat dalam bidang medis dengan sifat penyembuhan yang sangat baik. Sifat penyembuhan pada Momordica charantia dipengaruhi oleh adanya kandungan bioaktif seperti; asam fenolik, flavonoid, karotenoid, triterpenoid, dan fitosterol, yang juga dapat menghambat pertumbuhan beberapa bakteri seperti B. subtilis dan E. coli yang banyak ditemukan pada luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik porositas dan efektivitas sifat antibakteri pada nanofiber PVA-Momordica charantia terhadap bakteri B. subtilis dan E. coli. Proses fabrikasi nanofiber PVA-Momordica charantia dilakukan dengan metode electrospinning. Adapun jenis uji yang dilakukan pada nanofiber PVA-Momordica charantia adalah FTIR, SEM, dan antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanofiber PVA-Momordica charantia memiliki gugus fungsi C=O dan CH2 yang menunjukkan adanya kandungan Momordica charantia dan PVA, memiliki ukuran diameter pori dengan rentang 1.310-860 nm, memiliki ukuran diameter fiber dengan rentang 147-185 nm dan porositas antara 53-60%. Nanofiber PVA-Momordica charantia dengan konsentrasi Momordica charantia 25% merupakan komposisi nanofiber yang paling optimum untuk aplikasi wound dressing, konsentrasi tersebut memiliki aktivitas antibakteri yang sangat baik terutama pada bakteri gram positif dengan efektivitas sebesar 90% (B. Subtilis) serta pada gram negatif dengan efektivitas 58% (E. coli).

 

 

Bitter melon extract is known to have various benefits in the medical field with excellent healing properties. The healing properties of bitter melon are influenced by the presence of bioactive ingredients such as; phenolic acids, flavonoids, carotenoids, triterpenoids and phytosterols, which can also inhibit the growth of several bacteria such as B. subtilis and E. coli which are often found in wounds. The aim of this research was to analyze the porosity characteristics and effectiveness of the antibacterial properties of PVA-Momordica charantia Nanofiber against B. subtilis and E. coli bacteria. The PVA-Momordica charantia nanofiber fabrication process was carried out using the electrospinning method. The types of tests carried out on PVA-Momordica charantia nanofiber are FTIR, SEM, and antibacterial. The results of the research show that the PVA-bitter melon nanofiber has the C=O and CH2 functional groups which indicate the presence of bitter melon and PVA, has a pore diameter in the range of 1,310-860 nm, has a fiber diameter in the range of 147-185 nm and a porosity between 53- 60%. PVA-bitter melon nanofiber with a bitter melon concentration of 25% is the most optimum nanofiber composition for wound dressing applications, this concentration has excellent antibacterial activity, especially on gram positive bacteria with an effectiveness of 90% (B. Subtilis) and on gram negatives with an effectiveness of 58%. % (E. coli).

Downloads

Published

2023-12-23
Abstract views: 51 , PDF Downloads: 64