Identifikasi Permasalahan Jalur Pejalan Kaki Menggunakan Parameter Walkability Index Pada Ruas Jl. Wonokromo

Penulis

  • Teguh Raharjo Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n1.p424-432

Kata Kunci:

Walkability, Pejalan Kaki, Fasilitas Pejalan Kaki

Abstrak

Walkability merupakan aspek penting dalam perencanaan transportasi perkotaan
karena berkaitan dengan kenyamanan berjalan kaki, keberlanjutan transportasi,
serta Kesehatan Masyarakat. Upaya mewujudkan Kota Surabaya sebagai kota
yang ramah pejalan kaki memerlukan penyediaan fasilitas jalur pejalan kaki yang
aman dan nyaman. Meskipun Kota Surabaya telah mengembangkan
infrastruktur jalur pejalan kaki, namun masih ditemukan kualitas walkability pada
ruas jalan tertentu yang belum optimal. Ruas Jl. Wonokromo merupakan salah
satu Kawasan yang berfungsi sebagai simpul transportasi dan Kawasan
komersial, namun menghadapi permasalahan yang menjadi tantangan pada jalur
pejalan kaki seperti alih fungsi trotoar dan kondisi permukaan yang tidak
memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tingkat kelayakan
berjalan pada ruas Jl. Wonokromo berdasarkan penilaian Walkability Index, serta
mengidentifikasi parameter – parameter yang menjadi sumber permasalahan
pada jalur pejalan kaki. Hasil análisis menunjukkan bahwa ruas Jl. Wonokromo
memiliki nilai Walkability Index sebesar 50 dan termasuk dalam kategori “Kurang
Baik”. Parameter yang bermasalah mencakup kondisi dan kualitas jalur pejalan
kaki, infrastruktur penunjang pejalan kaki berkebutuhan khusus, keberadaan
penghalang, fasilitas penyebrangan tidak sebidang, serta aspek keselamatan dan
keamanan pejalan kaki. Hasil peneilitan ini diharapkan dapat menjadi dasar awal
evaluasi kualitas jalur pejalan kaki pada área perkotaan serta mendukung upaya
peningkatan lingkungan berjalan kaki di Kota Surabaya.

Referensi

Anthony, Y. P., & Setiawan, R. P. (2024). Konsep Perancangan Jalur Pedestrian Ramah Pejalan Kaki pada

Koridor Basuki Rahmat,Surabaya. 13(1).

Dewi, L., Situmorang, R., & Adriana, M. C. (2023). The walkability concept based on pedestrian

perceptions in Bandung City Square, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental

Science, 1263(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1263/1/012029

Gu, P., Han, Z., Cao, Z., Chen, Y., & Jiang, Y. (2018). Using open source data to measure street

walkability and bikeability in China: A case of four cities. Transportation Research Record, 2672(31),

63–75. https://doi.org/10.1177/0361198118758652

Hafizh, M. F., Yudana, G., & Suminar, L. (2024). Penilaian kualitas dengan walkability index pada

jalur pejalan kaki (studi kasus: koridor komersial Jalan Yos Sudarso, Kota Surakarta). Region :

Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 19(1), 144.

https://doi.org/10.20961/region.v19i1.66405

Khairunnisa, S. A., Rukmi, W. I., & Kurniawan, E. B. (2022). Arrangement of Pedestrian Paths Based

on Walkability Aspects in Jakarta Kota Tua Area. International Journal on Advanced Technology,

Engineering, and Information System (Ijateis), 1(2), 7–28. https://doi.org/10.55047/ijateis.v1i2.227

Prasnanda, A. Z., Setyono, D. A., & Kurniawan, E. B. (2024). Tingkat Walkability Jalur Pejalan Kaki Di

Koridor Jalan Pemuda Kota Surabaya. 13(April 2024), 25–36.

https://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/view/660/497

Setianto, S., & Joewono, T. B. (2016). Penilaian Walkability Untuk Wilayah Perkotaan Di Indonesia.

The 19th International Symposium of FSTPT, October 2016, 979–95721.

Sosial, J., Ingrid, L., Lefrandt, R., Dumbela, H., Waani, J. E., Ingrid, L., Lefrandt, R., Dumbela, H., &

Waani, J. E. (2025). Analisis Tingkat Walkability Index Pada Jalur Pejalan Kaki di Kota Bitung. 5(1).

Tanan, N., Wibowo, S. S., & Tinumbia, N. (2017). Pengukuran Walkability Index pada Ruas Jalan di

awasan Perkotan (Walkability Index Measurement on Road Links in Urban Area). Jurnal Jalan

Jembatan, 34(2), 115–127.

Vichiensan, V., & Nakamura, K. (2021). Walkability perception in asian cities: A comparative study in

bangkok and nagoya. Sustainability (Switzerland), 13(12), 1–22. https://doi.org/10.3390/su13126825

Diterbitkan

2026-04-20

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 9 , PDF Downloads: 3