Evaluasi Kualitas Fisik, Kandungan Nutrisi dan Nutrient Losses pada Silase Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) dengan Aditif Molases dan Pollard

Penulis

  • Ilham Akbar Ali Dzaini Postgraduate Student, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Alvi Fahmi Kurniawan Postgraduate Student, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Hermanto - Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Rizki Prafitri Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Ifar Subagyo Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Asri Nurul Huda Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Poespitasari Hazanah Ndaru Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya
  • Onni Meirezaldi Lecturer, Faculty of Animal Science and Technology, Universitas Brawijaya

Kata Kunci:

Odot grass, Silage, Pollard

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas rumput odot yang dibuat menjadi silase dengan penambahan zat aditif mollases dan pollard sebagai pakan ruminansia. Materi penelitian yang digunakan meliputi rumput odot, mollases, dan pollard. Metode penelitian yaitu percobaan menggunakan rancangan acal lengkap (CRD) yang terdiri dari 3 perlakuan. Perbedaan perlakuan didasarkan pada penambahan level pollard berupa P1 (12,5%), P2(22%), dan P3(32,4%), serta penambahan mollases pada masing-masing perlakuan sebesar 5%. Variabel yang diamati terdiri dari kandungan nutrisi sesudah atau sebelum ensilase, kualitas fisik, pH, dan kehilangan nutrisi.Hasil penelitian menunjukkan kandungan nutrisi setiap perlakuan memiliki kecenderungan meningkat seiring bertambahan penambahan pollard pada silase rumput odot. Hasil analisis ragam memberikan hasil bahwa penambahan pollard pada level yang berbeda memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kandungan nutrisi silase rumput odot (P<0,01). Kualitas fisik menunjukkan P3 memiliki kualitas aroma, tekstur, warna yang paling baik dengan ketiadaan jamur, serta pH berkisar 3.75. Kehilangan nutrisi silase rumput odot menunjukkan hasil paling kecil diperoleh pada P3, dibanding perlakuan lainnya. Sehingga, hasil menunjukkan bahwa penambahan pollard pada level 32,4% memberikan kualitas fisik yang baik, peningkatan nutrisi, dan ketahanan nutrisi dari kehilangan.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 57 , PDF Downloads: 15