PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA USIA 5-6 TAHUN

Authors

  • Siti Kurniasih IAIN Metro

DOI:

https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2022.3.1.87-96

Abstract

Anak usia dini membutuhkan lingkungan sekolah untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan. Peran pendidik sangat memengaruhi kemampuan membaca anak sehingga perlu meningkatkan kompetensi pendidik. Kompetensi pendidik dalam merancang media pembelajaran harus disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kondisi di sekolah. Media pembelajaran saat pandemik mewajibkan pendidik agar tetap membuat media pembelajaran yang inovatif guna dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kemampuan membaca anak melalui media video, dan menggambarkan faktor pendukung dan penghambat kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, berlokasikan di kelompok B TK Insan Cemerlang Lampung. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi, dalam menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca anak masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Kompetensi pendidik sangat memiliki peran dalam membuat media pembelajaran. Pendidik membuat video menarik yang membuat peserta didik senang untuk melihat video saat pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya kerjasama antara orangtua peserta didik, kadang orangtua tidak mengikut sertakan peserta didik dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu pembelajaran Inovatif Dengan Media Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan.

 

Kata Kunci: Pembelajaran; Inovasi; Video; Anak Usia Dini; Membaca

Anak usia dini membutuhkan lingkungan sekolah untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan. Peran pendidik sangat memengaruhi kemampuan membaca anak sehingga perlu meningkatkan kompetensi pendidik. Kompetensi pendidik dalam merancang media pembelajaran harus disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kondisi di sekolah. Media pembelajaran saat pandemik mewajibkan pendidik agar tetap membuat media pembelajaran yang inovatif guna dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kemampuan membaca anak melalui media video, dan menggambarkan faktor pendukung dan penghambat kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, berlokasikan di kelompok B TK Insan Cemerlang Lampung. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi, dalam menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca anak masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Kompetensi pendidik sangat memiliki peran dalam membuat media pembelajaran. Pendidik membuat video menarik yang membuat peserta didik senang untuk melihat video saat pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya kerjasama antara orangtua peserta didik, kadang orangtua tidak mengikut sertakan peserta didik dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu pembelajaran Inovatif Dengan Media Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan.

 

Kata Kunci: Pembelajaran; Inovasi; Video; Anak Usia Dini; Membaca

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-07-28

How to Cite

Kurniasih, S. (2022). PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA USIA 5-6 TAHUN. JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini), 3(1), 87–96. https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2022.3.1.87-96

Issue

Section

Articles
Abstract views: 906 , PDF Downloads: 546