Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPA

Authors

  • Nur Alamsyah

DOI:

https://doi.org/10.26740/jp.v1n1.p82-96

Keywords:

Pendekatan Saintifik, Kreativitas, Hasil Belajar

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 12/30 Kanaungan Kabupaten Pangkep . dengan penerapan pendekatan saintifik maka kreativitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan tiap siklus pembelajaran terdiri atas (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan (3) Observasi dan (4) Refleksi. Perangkat pembelajaran yang digunakan meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), buku siswa, lembar evaluasi. Instrumen meliputi Lembar Pengamatan keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran, Lembar aktivitas siswa mengikuti pembelajaran serta angket respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Kurikulum yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) tahun 2006 dengan materi pokok bumi dan alam semesta. Adapun data yang dianalisis sebagai hasil penelitian meliputi: (1) Keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa mengikuti pembelajaran (2) Kreativitas siswa (3), Hasil belajar siswa (4), Respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Dari hasil analisis data selama tiga siklus menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran mencapai tingkat persentase ketercapaian 84% atau ada pada kategori œsangat baik (2) aktivitas siswa mengikuti pembelajaran mencapai kategori œefektif,(3) kreativitas siswa menunjukkan 100% siswa kreatif, (4) hasil belajar siswa ranah kognitif dengan rata-rata kelas 84 ranah sikap dengan rata-rata 88, dan ranah psikomotor dengan rata-rata 81 dengan kategori tuntas, dan ketuntasan individu mencapai 92% dengan kategori œtuntas, (5) Respon siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai tingkat œpositif atau pada kategori (Senang, Baru, Menarik, dan Ya). Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa terhadap penerapan pendekatan saintifik.

 

Abstract

This study aimed to describe the application of scientific approaches to promote creativity and student learning outcomes in science class V SDN 12/30 Kanaungan Pangkep. with the application of the scientific approach to creativity and student learning outcomes can be improved. This research is a classroom action research (PTK) held every learning cycle consists of (1) Planning (2) Execution (3) Observation and (4) reflection. Learning tools used include the syllabus, lesson plan (RPP), student worksheet (LKS), student books, sheet evaluation. Instruments include keterlaksanaan Observation Sheet teachers manage learning, student activity sheet to follow the teaching and learning of the student questionnaire responses that followed. The curriculum used in this study is the education unit level curriculum (SBC) in 2006 with the subject matter of the earth and the universe. The data were analyzed as a result of the study include: (1) Keterlaksanaan teachers in managing learning and learning activities of students attend (2) Creativity of students (3), student learning (4), the student's response to learning that followed. From the analysis of data for three cycles show that: (1) adherence to teachers in managing learning reaches the percentage level of achievement 84% or there is the category of "very good (2) the activity of students following study reached the category of" effective ", (3) the creativity students demonstrate 100% of students creative, (4) the results of student learning of cognitive domains with an average grade 84 the realm of attitudes with an average of 88, and psychomotor with an average of 81 categories completed, and the thoroughness of the individual reaches 92% with the category of "complete" , (5) the response of students in the following study reached the level of "positive" or the categories (Happy, New, Attractive, and Yes). Based on the discussion of the results of research and data analysis can be concluded that an increase in creativity and student learning outcomes to the application of scientific approach. Keywords: Scientific Approach, Creativity, Learning Outcomes.

References

Amirah Siti,(2014). Buku Analisis Penilaian Kelas V SD Negeri 12/30. Kanaungan. 2014.

Arikunto, Suharsimi. (1993). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Atsnan, M.F.(2013). œPenerapan Pendekatan Scientific Dalam Pembelajaran Matematika Smp Kelas VII Materi Bilangan (pecahan) di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Makalah dipresentasikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika untuk indonesia yang lebih baik,Yogyakarta, pada tanggal 9 November 2011.

Bloom, Karthwohl, (1973). Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman.

BSNP. (2006). Model KTSP dan Model Silabus Mata Pelajaran SD/MI. Jakarta: BP. Cipta Jaya.

Campbell, David. (1992). Take the Road to Creativity and Get of Your Dead End (terjemahan Sadman Mangunhardjana). Yogyakarta: Kanisius.

Carin & Sund. (1975) Teaching Science Through Discover.Charles E. Merril Publising company

Carin & Sund.( 1993). Metode Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Jakarta:PT Remaja Rosdakarya.

Dwi Yasa Arnelia. (2014). Penguasaan Konsep dan Kreatifitas Siswa Setelah Diajarkan Dengan Penekatan Saintifik (Scientifik Approach). (Tesis Magister Pendidikaan tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.

Daryanto, (2007). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta,

Daryanto, (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media

Depdikbud. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka,

Depdiknas, (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan, Departemen Pendidikan Nasional.

Downing, J.P, (1997). Creative Teaching: Ideas to Boost Student Interest.colarado: libraries Unlimited.

Florence B. (2013).Creative Lerning Terjemahan. Bandung .PT.Nusa Media.

Glass.A.L dan Holyoak.K.J. (1986). Cognition. Second edition. Mc Graw-Hill international, Auckland.

Hamalik.Oemar, (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta:Bumi Aksara.

Hidayah. (2013). Pengertian dan Langkah-Langkah Saintifik. zhttp://www.nurulhidayah.net/879-pengertian-dan-langkah-pembelajaran saintifik.html#!prettyPhoto diakses tanggal 30. November 2014

Hosnan.M.D, (2014). Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21 Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013.Jakarta:PT. Ghalia Indonesia.

Huda, M. (2013). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Malang: Pustaka pelajar.

Hurlock. Elizabeth B. (1978).Perkembangan Anak Jilid I Edisi 6.Jakarta.Erlangga

Ibrahim,M. (2005). Assesment Berkelanjutan. Surabaya: Unesa University Press.

Indarti, (2008). Penelitian tindakan kelas (PTK) dan penulisan ilmiah (prinsip-prinsip dasar, langkah-langah dan implementasinya). Surabaya: UNESA university Press.

Kardi,dan Nur, (1994). Pengajaran Langsung. Surabaya: Unesa-University Press.

Kemendikbud. (2013). Pengembangan Kurikulum 2013.Jakarta: Puskur Kemendikbud.

Kemendikbud. (2013). Permendikbud no.81 A 2013 tentang implementasi kurikulum.Jakarta: kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemmis, S & Mc. Taggart,R. (1992). The Action Research Planner. Australia: deakin University Press.

Kunandar. (2013). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Majid, A.(2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Remaja Rosda Karya. Bandung.

Munandar,U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhadi. (2014). Peningaktan Motivasi Dan Kreatifitas Siswa Dalam Memecahkan Masalah Melalui Model Arcs Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SDN Gunongsari 1 Sampang (Tesis Magister Pendidikan Tidak Dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.

Pidarta. Made. (2009). Wawasan Pendidikan. Surabaya: Unesa University Press.

Prihantoro,L.,Wirasasmita,O.,dan Liliasari. (1986). IPA Terpadu. Jakarta: Depdikbud Universitas Terbuka.

Program Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. (2014). Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi.Surabaya
Purwanto, (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung.PT. Remaja Rosdakarya.

Ratumanan, T.G,Laurens,T. (2011). Penilaian Hasil Belajar pada Tingkat Satuan Pendidikan Edisi 2. Ambon: Unesa University Press.

Riyanto,Yatim. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran.Kencana Prenada Media Group. Jakarta.

Rudolph,J.L. (2005). Epistemology for the Masses: TheOrigins of œThe Scientific Method in American Schools Vol. 45,341-376.

Rustaman, N.Y.(2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Santrock, J.W. (2007). Psikologi Pendidikan (edisi kedua) penerjemah.tri Wibowo B.S) Jakarta: Kencana.

Santrock, J.W. (2009). Psikologi Pendidikan (edisi tiga, jilid 2). Jakarta: Salemba .

Siswono. (2008). Model Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan Dan Pemecahan Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif. Unesa University Press: Surabaya

Downloads

Published

2016-04-30
Abstract View: 5806