Desain Bahan Ajar Handout QR Code Materi Kehidupan Mesolitik Gua Lawa Sampung

Penulis

  • Nurul Nurul Hidayati Universitas Negeri Malang
  • Blasius Suprapta Universitas Negeri Malang
  • Wahyu Djoko Sulistyo Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.26740/jp.v6n1.p50-57

Kata Kunci:

handout QR Code, kehidupan mesolitik, gua lawa sampung, pembelajaran sejarah

Abstrak

Desain bahan ajar handout QR Code merupakan konsep menggabungkan pemanfaatan smartphone dengan bahan ajar yang didalamnya memuat materi sejarah kehidupan mesolitik Gua Lawa Sampung. Tujuan dari desain handout QR Code dilakukan untuk menyediakan bahan ajar sebagai pendamping buku teks untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi Kehidupan Masa Mesolitik Gua Lawa. Hal tersebut didasarkan pada hasil temuan bahwa siswa kurang memahami materi masa mesolitik dan terbatasnya sumber belajar yang digunakan. Hipotesis penelitian ini adalah desain bahan ajar handout QR Code efektif digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Peneliti dalam melakukan penelitan menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variable penelitian adalah angket yang diberikan kepada siswa kelas X. Responden penelitian ini berjumlah 40 orang siswa. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Sampung Ponorogo Jawa Timur. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis dapat disumpulkan bahwa dibutuhkan bahan ajar yang dapat diakses melalui smartphone, sehingga dapat menunjang pembelajaran siswa.

Biografi Penulis

Nurul Nurul Hidayati, Universitas Negeri Malang

Mahasiswa Jurusan Sejarah Univeritas Negeri Malang

Blasius Suprapta , Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Malang, Malang

Referensi

<p>Akbar, S. (2017). <em>Instrumen Perangkat Pembelajaran</em>. Remaja Rosdakarya.</p><p>Amaliah, I., &amp; Sudihartinih, E. (2019). <em>PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KONSEP PECAHAN BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DI SEKOLAH INKLUSI</em>. <em>04</em>, 5.</p><p>Aman. (2011). <em>Model  Evaluasi Pembelajaran Sejarah</em>. Ombak.</p><p>Erdbrink, D. P. (1954). Mesolithic Remains of the Sampung Stage in Java: Some Remarks and Additions. <em>Southwestern Journal of Anthropology</em>, <em>10</em>(3), 294303. https://doi.org/10.1086/soutjanth.10.3.3629132</p><p>Handarini, O. I. (2020). Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Study From Home (SFH) Selama Pandemi Covid 19. <em>Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)</em>, <em>8</em>(3), 496503.</p><p>Herimanto. (2015). <em>Sejarah Indonesia Masa Praaksara</em>. Ombak.</p><p>Hikmah, N. (2016). <em>Pengembangan Bahan Ajar Handout Sejarah Indonesia Pokok Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi dan Peranan Ulama di MA Nu Mu allimat Kudus</em>. http://lib.unnes.ac.id/27154/1/3101412072.pdf</p><p>Jatmiko. (2019). <em>Sampung Bone Industries: Budaya Alat Tulang di Situs Gua Lawa</em>. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.</p><p>Lai, H.-C., Chang, C.-Y., Wen-Shiane, L., Fan, Y.-L., &amp; Wu, Y.-T. (2013). The implementation of mobile learning in outdoor education: Application of QR codes. <em>British Journal of Educational Technology</em>, <em>44</em>(2), E57E62.</p><p>Muzdalifah, C. (2020). Pengembangan e-handout android dampak krisis ekonomi terhadap pertanian apel di Poncokusumo (1997-1998) untuk kelas XII SMAN 1 Tumpang Malang / Chusnul Muzdalifah. <em>SKRIPSI Mahasiswa UM</em>, <em>0</em>(0), Article 0. http://mulok.library.um.ac.id/index3.php/102000.html</p><p>Nugraha, M. P. (2011). <em>Pengembangan Aplikasi QR Code Generator dan QR Code Reader dari Data Berbentuk Image</em>. 8.</p><p>Prastowo, A. (2015). <em>Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Menciptakan Metode Pembelajaran yang Menarik dan Menyenangkan</em>. DIVA Press.</p><p>Rahmawati, M. (2019). Guru sebagai fasilitator dan efektivitas belajar siswa. <em>Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JPManper)</em>, <em>4</em>(1), 4954. https://doi.org/10.17509/jpm.v4i1.14954</p><p>Randa, Z., Sapto, A., &amp; Suprapta, B. (2020). Pemanfaatan Museum Keraton Sambaliung untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Siswa. <em>Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan</em>, <em>5</em>(4), 493497. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i4.13367</p><p>Sayono, J. (2013). Pembelajaran Sejarah di Sekolaah: Dari Pragmatis ke Idealis. <em>Jurnal Sejarah Dan Budaya</em>, <em>7</em>(1), 917. https://doi.org/10.17977/sb.v7i1.4733</p><p>Setyaningsih, V. I., Putri, N. J. S., Sari, O. P., &amp; Huda, M. (2020). MENINGKATKAN EFEKTIFITAS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI SISTEM PENDIDIKAN 4 JAM PEMBELAJARAN PADA JENJANG SMA. <em>JP (Jurnal Pendidikan)¯: Teori dan Praktik</em>, <em>5</em>(1), Article 1. https://doi.org/10.26740/jp.v5n1.p%p</p><p>Soejono, R. P. (2010). <em>Sejarah Nasional Indonesia Jilid 1</em>. Balai Pustaka.</p><p>Soekmono, R. (1973). <em>Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1</em>. Kanisius.</p><p>Sugiyono. (2016). <em>Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&amp;D</em>. Penerbit Alfabeta.</p><p>Sulaiman, S. (2012). PENDEKATAN KONSEP DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH. <em>Jurnal Sejarah Lontar</em>, <em>9</em>(1), 921. https://doi.org/10.21009/LONTAR.091.2</p><p> <strong></strong></p>

Diterbitkan

2022-11-02

Cara Mengutip

Hidayati, N. N., Suprapta , B., & Sulistyo, W. D. (2022). Desain Bahan Ajar Handout QR Code Materi Kehidupan Mesolitik Gua Lawa Sampung. Jurnal Pendidikan (Teori Dan Praktik), 6(1), 50–57. https://doi.org/10.26740/jp.v6n1.p50-57
Abstract views: 403 , PDF Downloads: 515