Semiotika Representasi dan Eksistensi Diri dalam Album Lagu Gajah Karya Tulus sebagai Materi Menyimak BIPA Menengah
Keywords:
semiotika, album Gajah, Tulus, BIPA, materi menyimakAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi dan eksistensi diri dalam album Gajah karya Tulus menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce serta mengkaji relevansinya sebagai materi menyimak bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa lirik sembilan lagu dalam album Gajah. Analisis dilakukan melalui model triadik Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretan, serta klasifikasi tanda berupa ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi dan eksistensi diri dalam album Gajah diwujudkan melalui tema penerimaan diri, kepercayaan diri, perjuangan hidup, kasih sayang, hubungan sosial, perubahan diri, serta pencarian makna kehidupan. Tanda-tanda semiotik yang ditemukan memperlihatkan nilai-nilai budaya Indonesia seperti gotong royong, solidaritas, optimisme, kesederhanaan, dan penghargaan terhadap diri sendiri. Selain memiliki kekayaan makna, lirik lagu dalam album Gajah menggunakan bahasa yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga sesuai untuk digunakan sebagai materi menyimak BIPA tingkat menengah. Album ini mampu mendukung pengembangan keterampilan menyimak, memperkaya kosakata, meningkatkan pemahaman budaya, serta mengembangkan kompetensi komunikasi lintas budaya pemelajar BIPA melalui teks autentik yang menarik dan kontekstual.
Abstract views: 5
,
PDF Downloads: 7