HUBUNGAN SELF-REGULATED LEARNING DAN SELF-DIRECTED LEARNING DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR TEKNIK OTOMOTIF KELAS X DI SMKN 7 SURABAYA

Authors

  • Muhammad Candra Alif Saputra Universitas Negeri Surabaya
  • Heru Arizal Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jvte.v8n2.p73-81

Keywords:

Hasil belajar, Self-Directed Learning, Self-Regulated Learning

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hasil belajar siswa kelas X Dasar-Dasar Teknik Otomotif di SMKN 7 Surabaya dengan self-regulated learning dan self-directed learning secara simultan. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 73 siswa dari kelas X TKR-2 dan X TKR-3, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, yaitu mencakup seluruh populasi. Hasil belajar siswa diukur melalui ujian pilihan ganda, sedangkan tingkat self-regulated learning dan self-directed learning dievaluasi menggunakan skala. Validitas instrumen diuji dengan Aiken V, dan analisis data dilakukan dengan metode korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05 dan korelasi Pearson sebesar 0,312, maka terdapat hubungan yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan self-regulated learning. Selain itu, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan korelasi Pearson sebesar 0,393, ditemukan hubungan positif yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan pembelajaran mandiri. Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang substansial dan positif antara hasil belajar siswa dengan kedua jenis pembelajaran tersebut, dengan korelasi Pearson (R) sebesar 0,404 dan Sig. F Change 0,002 < 0,05. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan serempak antara hasil belajar siswa dengan penerapan pembelajaran mandiri dan pembelajaran mandiri.

References

Nadziroh, Chairiyah, dan W. Pratomo, “Hak Warga Negara dalam Memperoleh Pendidikan Dasar di Indonesia,” Trihayu J. Pendidik. Ke-SD-an, vol. 4, no. 3, hal. 400–405, 2018.

M. Asbari, D. Novitasari, N. Silitonga, D. Sutardi, dan Gazali, “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan: Peran Kesiapan untuk Berubah Sebagai Mediator,” J. Manaj., vol. 10, no. 2, hal. 84–99, 2020, doi: 10.30656/jm.v10i2.2371.

R. Syaadah, M. H. A. A. Ary, N. Silitonga, dan S. F. Rangkuty, “Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal Dan Pendidikan Informal,” Pema (Jurnal Pendidik. Dan Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 2, no. 2, hal. 125–131, 2023, doi: 10.56832/pema.v2i2.298.

T. Purwanto, U. Suwaryo, dan R. Mulyawan, “Desentralisasi Pendidikan (Studi Efektifitas Alih Kelola Kewenangan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Umum oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat),” J. Manaj. Pelayanan Publik, vol. 3, no. 1, hal. 58, 2020, doi: 10.24198/jmpp.v3i1.26379.

S. Dameria, “Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Umum/Kejuruan,” 2022.

Y. Rindiantika, “Pengembangan SMK Melalui Dunia Usaha dan Industri (DUDI): Kajian Teoritik,” vol. 1, no. June, hal. 37–44, 2016.

S. Ujud, T. D. Nur, Y. Yusuf, N. Saibi, dan M. R. Ramli, “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sma Negeri 10 Kota Ternate Kelas X Pada Materi Pencemaran Lingkungan,” J. Bioedukasi, vol. 6, no. 2, hal. 337–347, 2023, doi: 10.33387/bioedu.v6i2.7305.

D. Pristiwanti, B. Badariah, S. Hidayat, dan R. S. Dewi, “Pengertian Pendidikan,” J. Pendidik. Dan Konseling, vol. 4, no. 6, hal. 1707–1715, 2022.

R. Kustijono dan E. Wiwin HM, “Pandangan Guru terhadap Pelaksanaan Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Fisika SMK di Kota Surabaya,” J. Penelit. Fis. dan Apl., vol. 4, no. 1, hal. 1, 2014, doi: 10.26740/jpfa.v4n1.p1-14.

A. D. Putra, Y. Rahmanto, M. Najib, D. Satria, dan I. B. Suwisma, “Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran pada SMK Negeri 1 Tegineneng,” J. Soc. Sci. Technol. Community Serv., vol. 4, no. 1, hal. 129–134, 2023.

D. Aminatun, D. Alita, Y. Rahmanto, dan A. D. Putra, “Pelatihan Bahasa Inggris Melalui Pembelajaran Interaktif di SMK Nurul Huda Pringsewu,” J. Eng. Inf. Technol. Community Serv., vol. 1, no. 2, hal. 66–71, 2022.

V. P. Cahyaningtias dan M. Ridwan, “Efektivitas Penerapan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Motivasi,” Riyadhoh J. Pendidik. Olahraga, vol. 4, no. 2, hal. 55, 2021, doi: 10.31602/rjpo.v4i2.5727.

F. Novauli, “Kompetensi Guru dalam Peningkatan Prestasi Belajar pada SMP Negeri dalam Kota Banda Aceh,” J. Adm. Pendidik., vol. 3, no. 1, hal. 45–67, 2015, doi: 10.17977/um0330v4i1p1-8.

I. A. M. Sifa, “Hubungan antara Regulasi Diri denan Adiksi Media Sosial Instagram pada Siswa SMK Jayawisata Semarang,” 2018.

Hasyim, “Penerapan Fungsi Guru dalam Proses Pembelajaran,” J. Pendidik. Dasar Islam, vol. 1, no. 2, hal. 19, 2014.

Ety Nur Inah, “Peran Komunikasi dalam Interaksi Guru Dan Siswa,” Al-Ta’dib, vol. 8, no. 2, hal. 150–166, 2015.

L. Agustina, Rustiyarso, dan Okiana, “Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Sosiologi di SMA,” J. Pendidik. dan Pembelajaran Khatulistiwa, vol. 6, no. 5, hal. 1–13, 2017.

A. Yandi, A. Nathania Kani Putri, dan Y. Syaza Kani Putri, “Faktor-Faktor Yang Mempengarui Hasil Belajar Peserta Didik (Literature Review),” J. Pendidik. Siber Nusant., vol. 1, no. 1, hal. 13–24, 2023, doi: 10.38035/jpsn.v1i1.14.

E. Romadhoni, O. Wiharna, dan I. Mubarak, “Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Gambar Teknik,” J. Mech. Eng. Educ., vol. 6, hal. 228–234, 2019.

O. Friskilia dan H. Winata, “Regulasi Diri (Pengaturan Diri) Sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan,” J. Pendidik. Manaj. Perkantoran, vol. 3, no. 1, hal. 184, 2018, doi: 10.17509/jpm.v3i1.9454.

A. Alfianti, M. Taufik, dan Z. R. Hakim, “Pengembangan Media Pembelajaran Ips Berbasis Video Animasi Pada Tema Indahnya Keragaman Di Negeriku,” Indones. J. Elem. Educ., vol. 1, no. 2, hal. 1–12, 2020, doi: 10.31000/ijoee.v1i2.2927.

R. P. Ramadhan dan H. Winata, “Prokrastinasi Akademik Menurunkan Prestasi Belajar Siswa (Academic Procrastination Reduce Students Achievement),” J. Pendidik. Manaj. Perkantoran, vol. 1, no. 1, hal. 154, 2020.

M. M. McClelland dan S. B. Wanless, “Growing Up With Assets and Risks: The Importance of Self-Regulation for Academic Achievement,” Res. Hum. Dev., vol. 9, no. 4, hal. 278–297, 2015, doi: 10.1080/15427609.2012.729907.

B. J. Zimmerman, “Becoming a self-regulated learner: An overview,” Theory Pract., vol. 41, no. 2, hal. 64–70, 2002, doi: 10.1207/s15430421tip4102_2.

M. Puustinen dan L. Pulkkinen, “Models of Self-regulated Learning: A review,” Scand. J. Educ. Res., vol. 45, no. 3, hal. 269–286, 2001, doi: https://doi.org/10.1080/00313830120074206.

K. L. Leana dan A. K. Luthfi, “Systematic Literature Review : Pengaruh Self-Regulated Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Jenjang Pendidikan Belajar merupakan Matematika sangat Penting dalam kemampuan fundamental dalam pembelajaran matematika yang,” vol. 11, no. 2, hal. 21–30, 2024.

A. Bandura, Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. New York: Prentice-Hall, 1986.

P. R. Pintrich, Handbook of Self Regulation: Goal Orientation in Self Regulated Learning. Academic Press, 2000.

D. Ghimby, “Pengaruh Self Regulated Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar,” J. Educ. Lang. Res., vol. 1, no. 12, 2022.

R. N. Yusuf, V. F. Musyadad, Y. Z. Iskandar, dan D. Widiawati, “Implikasi Asumsi Konsep Diri Dalam Pembelajaran Orang Dewasa,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 4, hal. 1144–1151, 2021.

R. El Fiah, “Program Pengembangan Bimbingan Konseling Untuk Meningkatkan Kecakapan Pengarahan Diri (Self Direction) Pada Mahasiswa Uin Raden Intan Lampung,” Nurani, vol. 18, no. 2, hal. 55–77, 2018.

N. KHOTIMAH, “Penerapan Model Pembelajaran Sdl (Self Directed Learning) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa,” Educ. J. Inov. Tenaga Pendidik dan Kependidikan, vol. 2, no. 4, hal. 370–383, 2023, doi: 10.51878/educator.v2i4.1934.

C. Du Toit-Brits, “Towards a transformative and holistic continuing self-directed learning theory,” South African J. High. Educ., vol. 32, no. 4, hal. 51–65, 2018, doi: 10.20853/32-4-2434.

[1] Nadziroh, Chairiyah, dan W. Pratomo, “Hak Warga Negara dalam Memperoleh Pendidikan Dasar di Indonesia,” Trihayu J. Pendidik. Ke-SD-an, vol. 4, no. 3, hal. 400–405, 2018.

[2] M. Asbari, D. Novitasari, N. Silitonga, D. Sutardi, dan Gazali, “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan: Peran Kesiapan untuk Berubah Sebagai Mediator,” J. Manaj., vol. 10, no. 2, hal. 84–99, 2020, doi: 10.30656/jm.v10i2.2371.

[3] R. Syaadah, M. H. A. A. Ary, N. Silitonga, dan S. F. Rangkuty, “Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal Dan Pendidikan Informal,” Pema (Jurnal Pendidik. Dan Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 2, no. 2, hal. 125–131, 2023, doi: 10.56832/pema.v2i2.298.

[4] T. Purwanto, U. Suwaryo, dan R. Mulyawan, “Desentralisasi Pendidikan (Studi Efektifitas Alih Kelola Kewenangan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Umum oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat),” J. Manaj. Pelayanan Publik, vol. 3, no. 1, hal. 58, 2020, doi: 10.24198/jmpp.v3i1.26379.

[5] S. Dameria, “Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Umum/Kejuruan,” 2022.

[6] Y. Rindiantika, “Pengembangan SMK Melalui Dunia Usaha dan Industri (DUDI): Kajian Teoritik,” vol. 1, no. June, hal. 37–44, 2016.

[7] S. Ujud, T. D. Nur, Y. Yusuf, N. Saibi, dan M. R. Ramli, “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sma Negeri 10 Kota Ternate Kelas X Pada Materi Pencemaran Lingkungan,” J. Bioedukasi, vol. 6, no. 2, hal. 337–347, 2023, doi: 10.33387/bioedu.v6i2.7305.

[8] D. Pristiwanti, B. Badariah, S. Hidayat, dan R. S. Dewi, “Pengertian Pendidikan,” J. Pendidik. Dan Konseling, vol. 4, no. 6, hal. 1707–1715, 2022.

[9] R. Kustijono dan E. Wiwin HM, “Pandangan Guru terhadap Pelaksanaan Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Fisika SMK di Kota Surabaya,” J. Penelit. Fis. dan Apl., vol. 4, no. 1, hal. 1, 2014, doi: 10.26740/jpfa.v4n1.p1-14.

[10] A. D. Putra, Y. Rahmanto, M. Najib, D. Satria, dan I. B. Suwisma, “Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran pada SMK Negeri 1 Tegineneng,” J. Soc. Sci. Technol. Community Serv., vol. 4, no. 1, hal. 129–134, 2023.

[11] D. Aminatun, D. Alita, Y. Rahmanto, dan A. D. Putra, “Pelatihan Bahasa Inggris Melalui Pembelajaran Interaktif di SMK Nurul Huda Pringsewu,” J. Eng. Inf. Technol. Community Serv., vol. 1, no. 2, hal. 66–71, 2022.

[12] V. P. Cahyaningtias dan M. Ridwan, “Efektivitas Penerapan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Motivasi,” Riyadhoh J. Pendidik. Olahraga, vol. 4, no. 2, hal. 55, 2021, doi: 10.31602/rjpo.v4i2.5727.

[13] F. Novauli, “Kompetensi Guru dalam Peningkatan Prestasi Belajar pada SMP Negeri dalam Kota Banda Aceh,” J. Adm. Pendidik., vol. 3, no. 1, hal. 45–67, 2015, doi: 10.17977/um0330v4i1p1-8.

[14] I. A. M. Sifa, “Hubungan antara Regulasi Diri denan Adiksi Media Sosial Instagram pada Siswa SMK Jayawisata Semarang,” 2018.

[15] Hasyim, “Penerapan Fungsi Guru dalam Proses Pembelajaran,” J. Pendidik. Dasar Islam, vol. 1, no. 2, hal. 19, 2014.

[16] Ety Nur Inah, “Peran Komunikasi dalam Interaksi Guru Dan Siswa,” Al-Ta’dib, vol. 8, no. 2, hal. 150–166, 2015.

[17] L. Agustina, Rustiyarso, dan Okiana, “Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Sosiologi di SMA,” J. Pendidik. dan Pembelajaran Khatulistiwa, vol. 6, no. 5, hal. 1–13, 2017.

[18] A. Yandi, A. Nathania Kani Putri, dan Y. Syaza Kani Putri, “Faktor-Faktor Yang Mempengarui Hasil Belajar Peserta Didik (Literature Review),” J. Pendidik. Siber Nusant., vol. 1, no. 1, hal. 13–24, 2023, doi: 10.38035/jpsn.v1i1.14.

[19] E. Romadhoni, O. Wiharna, dan I. Mubarak, “Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Gambar Teknik,” J. Mech. Eng. Educ., vol. 6, hal. 228–234, 2019.

[20] O. Friskilia dan H. Winata, “Regulasi Diri (Pengaturan Diri) Sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan,” J. Pendidik. Manaj. Perkantoran, vol. 3, no. 1, hal. 184, 2018, doi: 10.17509/jpm.v3i1.9454.

[21] A. Alfianti, M. Taufik, dan Z. R. Hakim, “Pengembangan Media Pembelajaran Ips Berbasis Video Animasi Pada Tema Indahnya Keragaman Di Negeriku,” Indones. J. Elem. Educ., vol. 1, no. 2, hal. 1–12, 2020, doi: 10.31000/ijoee.v1i2.2927.

[22] R. P. Ramadhan dan H. Winata, “Prokrastinasi Akademik Menurunkan Prestasi Belajar Siswa (Academic Procrastination Reduce Students Achievement),” J. Pendidik. Manaj. Perkantoran, vol. 1, no. 1, hal. 154, 2020.

[23] M. M. McClelland dan S. B. Wanless, “Growing Up With Assets and Risks: The Importance of Self-Regulation for Academic Achievement,” Res. Hum. Dev., vol. 9, no. 4, hal. 278–297, 2015, doi: 10.1080/15427609.2012.729907.

[24] B. J. Zimmerman, “Becoming a self-regulated learner: An overview,” Theory Pract., vol. 41, no. 2, hal. 64–70, 2002, doi: 10.1207/s15430421tip4102_2.

[25] M. Puustinen dan L. Pulkkinen, “Models of Self-regulated Learning: A review,” Scand. J. Educ. Res., vol. 45, no. 3, hal. 269–286, 2001, doi: https://doi.org/10.1080/00313830120074206.

[26] K. L. Leana dan A. K. Luthfi, “Systematic Literature Review : Pengaruh Self-Regulated Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Jenjang Pendidikan Belajar merupakan Matematika sangat Penting dalam kemampuan fundamental dalam pembelajaran matematika yang,” vol. 11, no. 2, hal. 21–30, 2024.

[27] A. Bandura, Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. New York: Prentice-Hall, 1986.

[28] P. R. Pintrich, Handbook of Self Regulation: Goal Orientation in Self Regulated Learning. Academic Press, 2000.

[29] D. Ghimby, “Pengaruh Self Regulated Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar,” J. Educ. Lang. Res., vol. 1, no. 12, 2022.

[30] R. N. Yusuf, V. F. Musyadad, Y. Z. Iskandar, dan D. Widiawati, “Implikasi Asumsi Konsep Diri Dalam Pembelajaran Orang Dewasa,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 4, hal. 1144–1151, 2021.

[31] R. El Fiah, “Program Pengembangan Bimbingan Konseling Untuk Meningkatkan Kecakapan Pengarahan Diri (Self Direction) Pada Mahasiswa Uin Raden Intan Lampung,” Nurani, vol. 18, no. 2, hal. 55–77, 2018.

[32] N. KHOTIMAH, “Penerapan Model Pembelajaran Sdl (Self Directed Learning) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa,” Educ. J. Inov. Tenaga Pendidik dan Kependidikan, vol. 2, no. 4, hal. 370–383, 2023, doi: 10.51878/educator.v2i4.1934.

[33] C. Du Toit-Brits, “Towards a transformative and holistic continuing self-directed learning theory,” South African J. High. Educ., vol. 32, no. 4, hal. 51–65, 2018, doi: 10.20853/32-4-2434.

[34] B. Taşkın dan H. Tüzün, “Analysis of Computer Literacy Education in Terms of Self-Directed Learning,” Hacettepe University, 2019.

K. Karatas dan I. Arpaci, “The role of self-directed learning, metacognition, and 21st century skills predicting the readiness for online learning,” Contemp. Educ. Technol., vol. 13, no. 3, 2021, doi: 10.30935/cedtech/10786.

A. Prasetyo dan N. Laili, “Hubungan Antara Self-Regulated Learning dengan Motivasi Belajar Siswa SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo pada Masa Pandemi,” Emergent J. Educ. Discov. Lifelong Learn., vol. 2, no. 3, hal. 1–10, 2023, doi: 10.47134/emergent.v2i3.1.

A. P. Nainggolan dan R. B. B. Manalu, “Penerapan Model Self-Directed Learning Dalam Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani di Sekolah Menegah Pertama Cahaya Pengharapan Abadi,” J. Educ. Hum. Soc. Sci., vol. 4, no. 3, hal. 1942–1951, 2022, doi: 10.34007/jehss.v4i3.985.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Alif Saputra, M. C., & Arizal, H. (2026). HUBUNGAN SELF-REGULATED LEARNING DAN SELF-DIRECTED LEARNING DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR TEKNIK OTOMOTIF KELAS X DI SMKN 7 SURABAYA. Journal of Vocational and Technical Education (JVTE), 8(2), 73–81. https://doi.org/10.26740/jvte.v8n2.p73-81

Issue

Section

Articles
Abstract views: 1 , PDF Downloads: 2