ANALISIS PENGETAHUAN PASCAKOLONIAL, PENGETAHUAN ADAT, DAN PEMBANGUNAN MANUSIA BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.26740/lentera.v6i1.52062Kata Kunci:
Pasca-kolonial, Pengetahuan Asli, Pembangunan BerkelanjutanAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan tren tematik studi penelitian tentang pascakolonial, pengetahuan adat, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis bibliometrik dan material dengan menggunakan data yang diperoleh dari basis data Scopus. Pemeriksaan mendalam dilakukan pada publikasi antara tahun 1992 dan 2025. Penelitian ini menggunakan Title-Abs-Key (pascakolonial DAN Indonesia), dan dari 370 artikel yang diakses melalui basis data Bibliometrik, 100 artikel dianalisis secara kritis. Penelitian ini mengidentifikasi pola dalam lembaga pendidikan, distribusi disiplin ilmu dalam artikel yang dihasilkan, dan seberapa produktif para akademisi dalam menerbitkan artikel yang terkait dengan pascakolonial, pengetahuan adat, dan pembangunan manusia berkelanjutan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai topik yang dilakukan oleh para peneliti, upaya untuk memperkuat pascakolonial, pengetahuan adat, dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini mengkaji kemajuan dalam perspektif pascakolonial, pengetahuan adat, dan pembangunan manusia berkelanjutan di Indonesia. Hasilnya berkontribusi untuk memahami kekuatan dan kelemahan bidang-bidang ini dan implikasinya bagi negara. Temuan ini akan memungkinkan para pembuat kebijakan untuk menjalin kolaborasi dengan lembaga pendidikan dalam mengembangkan kebijakan pendidikan dan mendorong kolaborasi antara akademisi Indonesia dan akademisi internasional. Tren publikasi menunjukkan bahwa penelitian pascakolonial di lembaga pendidikan di Indonesia akan berlipat ganda.
Referensi
Boatca, M. (2016). Postkolonialismus und Dekolonialität (pp. 113–123). Springer VS, Wiesbaden. https://doi.org/10.1007/978-3-658-04790-0_11
Borolla, N., Mulyanto, A., & Saari, N. (2024). Indigenous knowledge and sustainable resource management: A bibliometric review. Journal of Environmental Research and Policy, 12(1), 45–62.
Hasan, N., Widiyanto, W., & Wibowo, A. (2021). Training Need Analysis Model at Central Java Agricultural Training Center. In 1st International Conference on Sustainable Agricultural Socio-economics, Agribusiness, and Rural Development (ICSASARD 2021) (pp. 85-91). Atlantis Press.
Hassan, W., & Duarte, A. E. (2024). Bibliometric Analysis: A Few Suggestions. Current Problems in Cardiology. https://doi.org/10.1016/j.cpcardiol.2024.102640
Judijanto, B., Amalia, S., & Kumar, R. (2024). Bibliometric analysis of the role of culture in sustainable development. Cultural Sustainability Studies, 5(1), 13–27.
Mugabirwe, O., & Turyamureeba, R. (2025). Indigenous Knowledge for Climate Change Adaptation and Resilience in Rural Communities of Ankole Sub-region, Uganda. African Journal of Climate Change and Resource Sustainability, 4(1), 239–251. https://doi.org/10.37284/ajccrs.4.1.2925
Sepie, A. J. (2024). Colonization and colonialism (pp. 651–665). Informa. https://doi.org/10.4324/9780429265853-57
Shafik, W. (2025). SDG 13: Climate Action Technology for Climate Resilience and Mitigation. In Factoring Technology in Global Sustainability: A Focus on the Sustainable Development Goals (pp. 393-419). Singapore: Springer Nature Singapore.
Syukron, A. (2021). Sustainable livelihoods of Indigenous communities: A bibliometric analysis. Sustainability Research Journal, 9(4), 211–229.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 29
,
PDF Downloads: 15

