Pendidikan Karakter Dalam Novel Lakon Karya Ardini Pangastuti BN (Kajian Sosiologi Sastra Wellek&Warren)

Authors

  • Evi Rosita Fatmawati Universitas Negeri Surabaya
  • Surana Surana Universita Negeri Surabaya

Abstract

This study aims to describe the character education values contained in the novel Lakon by Ardini Pangastuti BN. This research is a descriptive qualitative research with a content analysis approach using literary sociology theory. The data collection techniques used are reading technique, note-taking technique, and classifying the data according to the problem formulation. The novel Lakon by Ardini Pangastuti BN tells the story of a journalist named Dhimas Bisma Dewabrata who is interested in the world of puppetry and wants to study it seriously. The demands of work that always intersect with wayang culture make Dhimas even more convinced and determined to be able to learn ndalang and ground the fair values of wayang with his innovations so that wayang can be loved by all people. Based on this, the results of research conducted by researchers show character education values which are divided into 1) religious character education values and 2) curiosity character education values.

Keywords: character education values, literary sociology, novel.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Lakon karya Ardini Pangastuti BN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi menggunakan teori sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik catat, dan mengklasifikasikan data sesuai dengan rumusan masalah. Novel Lakon karya Ardini Pangastuti BN menceritakan tentang seorang wartawan majalah bernama Dhimas Bisma Dewabrata yang tertarik dengan dunia pewayangan dan ingin mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Tuntutan pekerjaan yang selalu bersinggungan dengan budaya wayang membuat Dhimas semakin yakin dan mantab untuk bisa belajar ndalang dan membumikan nilai-nilai wayang yang adiluhung dengan inovasinya supaya wayang bisa disenangi oleh semua kalangan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan nilai-nilai pendidikan karakter yang terbagi atas 1) nilai pendidikan karakter religius dan 2) nilai pendidikan karakter rasa ingin tahu.

Kata kunci : nilai pendidikan karakter, sosiologi sastra, novel.

Downloads

Published

2023-08-03
Abstract views: 65 , PDF Downloads: 109