Identifikasi dan Potensi Pariwisata di Kabupaten Mojokerto

Authors

  • Wisnu Risky Sanjaya Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Widayanti Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n2.p503-514

Keywords:

Pariwisata, Kabupaten Mojokerto, Destinasi Wisata, Pengembangan Berkelanjutan

Abstract

Kabupaten Mojokerto mempunyai berbagai tempat wisata yang menarik, tetapi masih perlu dikenali dan dikembangkan lebih baik lagi. Tujuan penelitian digunakan untuk mengetahui dan mempelajari potensi wisata yang berada di Kabupaten Mojokerto. Penelitian dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan data langsung dari lapangan melaluipengamatan,dokumentasi, dan wawancara, serta menggunakan data dari Dinas Pariwisata setempat. Dari penelitian ini ditemukan sembilan tempat wisata utama, yaitu wisata sejarah seperti Museum Majapahit, Makam Troloyo, Candi Bajang Ratu, dan Candi Tikus, wisata alam seperti Air Terjun Coban Canggu, Wana Wisata Padusan, dan Bernah De Valei, serta wisata rekreasi air yaitu Parimas Waterpark dan Ubalan Waterpark. Berdasarkan data pengunjung dari tahun 2022 sampai 2024, rata-rata ada 2.333 pengunjung setiap harinya, dengan Wana Wisata Padusan paling banyak dikunjungi yaitu 975 orang per hari dan yang terendah Adalah di wisata Air Terjun Coban Canggu dengan 38 orang per hari. Fasilitas yang tersedia cukup baik, dengan jalan yang sudah beraspal, tempat parkir yang luas, dan harga tiket yang murah. Untuk kedepannya, perlu dibuat perencanaan rute dan angkutan wisata agar dapat menghubungkan semua tempat wisata agar lebih mudah dikunjungi wisatawan.

References

Setiawan, S. P. G., Sujaini, H., & Irwansyah, M. A. (2020). Sistem Informasi Objek Wisata dengan Algoritma Djisktra untuk Rute Terdekat dan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) untuk Rekomendasi.(Studi Kasus Kabupaten Bengkayang). JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi), 8(2), 191-198.

Nurlaela, S., Siswanto, V. K., Santoso, E. B., Setyaningsih, Y., Prasetyo, F. H., & Saputro, R. A. (2024). Pengembangan Jalur Wisata Budaya Majapahit, Trowulan, Kabupaten Mojokerto Berbasis Network Strategy. Sewagati, 8(3), 1575-1589.

Nafisah, S., Laili, L., Cantika, N. D., Clorika, R. A., Sugiantoro, S., & Setyawan, K. G. (2024). Potensi Wisata Budaya Siti inggil Sebagai Situs Sejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 6(3), 19-29.

Damanik, J., Wijayanti, A., & Nugraha, A. (2018). Perkembangan Siklus Hidup Destinasi Pariwisata Di Indonesia Analisis Berdasarkan Data Makro Badan Pusat Statistik, 2002-2012. Jurnal Nasional Pariwisata, 10(1), 1-13.

Rithoma, R., & Rahmatullah, A. R. (2013). Kajian Rute Angkutan Umum di Banyumanik Semarang Terkait Transportasi yang Berkelanjutan. Jurnal Perencanaaan Wilayah dan Kota, 9(1), 65-73.

Sugiyarto, S., & Amaruli, R. J. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya Dan Kearifan Lokal. Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1), 45-52.

Narotama, M. R., & Wihastuti, L. (2024). Pengembangan Layanan Transportasi Publik Pendukung Pariwisata Keberlanjutan di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Bantul. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 6(2), 132-143.

Choirunnisa, I. C., & Karmilah, M. (2022). Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya. Jurnal Kajian Ruang, 2(1), 89-109.

Lumansik, J. R., Kawung, G. M., & Sumual, J. I. (2022). Analisis Potensi Sektor Pariwisata Air Terjun di Desa Kali Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(1).

Mokodongan, T., & Masjhoer, J. M. (2025). Pengembangan Atraksi Wisata Religi Taman Bintang Samudra, Bangka Belitung. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 19(3), 368-385.

Suryandari, E. Y. (2005). Peluang Usaha Ekowisata Cagar Alam/Taman Wisata Alam Kawah Ijen di Kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan II (1), 13-26.

Hati, F. M., & Roziqin, A. (2023). Optimalisasi Peran Dan Fungsi Pemerintah Kabupaten Mojokerto Dalam Pengembangan Pariwisata Peninggalan Kerajaan Majapahit. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial.

Hasan, M. H., & Hendra, H. (2022). Aspek Keruangan Komponen Wisata Gunung Mutis Desa Fatumnasi. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 1(1), 17-23.

Kiriman, M., Engka, D. S., & Tolosang, K. D. (2023). Analisis Pengembangan Potensi Pariwisata Di Kabupaten Kepulauan Sitaro (Studi Kasus Di Pulau Siau). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(6), 181-192.

Indonesia, R. (2009). Undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Republik Indonesia.

Putri, F. E., Ariadi, B., Syarkawi, I., & Mulyati, R. (2022). Strategi Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Akuntansi, Auditing dan Investasi, 2(2), 43-50.

Saputra, A. A. & Widayanti, A. (2024). Analisis Kerusakan dan Penentuan Perbaikan jalan Menggunakan Software pada Jalan Provinsi Link. 162 di Kabupaten Mojokerto. V3N3. 267-280.

Sriwi, A., & Hulfa, I. (2019). Identifikasi Potensi Wisata Desa Selong Belanak Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Hospitality, 8(2), 79-86.

Downloads

Published

2026-08-20

Issue

Section

Articles
Abstract views: 9 , PDF Downloads: 7