Karakteristik Material Limbah Ban Bekas dan Agregat Alam untuk Campuran Aspal Berpori
DOI:
https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n2.p483-490Keywords:
Aspal Porus, Limbah Ban Bekas, AgregatAbstract
Perkembangan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama dalam menangi tantangan perubahan iklim dan urbanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aspal porus dengan campuran limbah ban bekas sebagai Solusi inovatif untuk konstruksi jalus sepeda yang dapat mengatasi permasalahan genangan air. Metode penelitian mencakup analisis material limbah ban bekas dan agregat alam. Hasil pengujian material limbah ban bekas menunjukan sejumlah parameter telah memenuhi kriteria yang ditentukan, serta menunjukan hasil uji agregat alam juga menunjukan hasil yang sesuai dengan standar Bina Marga tahun 2018 Revisi 2. Teknologi ini diharapkan mampu mengurangi genangan air di jalur sepeda, serta memberikan manfaat tambahan melalui penggunaan limbah ban bekas yang berkelanjutan. Aspal berpori dengan campuran limbah ban bekas merupakan alternatif yang cocok di gunakan dan ramah lingkungan untuk pengembangan infrastruktur sepeda di perkotaan.
References
Bina Marga. (2021). Perancangan Fasilitas Pesepeda. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Faizal, M. (2021). Studi Pemanfaatan Serat Ijuk Pada Campuran Asphlat Concrete Terhadap Nilai-Nilai Marshall Propeties . Lamongan : Universitas Islam Lamongan.
Hardiyatmo, H. (2007). Pemeliharaan Jalan Raya . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Novelino, A. (2024, October 5). Otomotif. Retrieved from CNN Indonesia : https://www.cnnindonesia.com/otomotif/20241004133318-579-1151516/jumlah-kendaraan-di-indonesia-tembus-164-juta-unit-83-persen-motor
Noviantoro, A. R. (2020). pemanfaatan limbah ban bekas sebagai bahan penganti agregat pada kuat tekan beton. Semarang: Universitas Semarang.
Perdana, M. G. (2024). Variasi Kekerasan Agregat Terhadap Kinerja Pada Campuran Aspal Berpori. Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 316-330.
PU. (2007). Pedoman Pelaksanaan Lapis Campuran Beraspal Panas. Jakarta : Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Ridho, A. N. (2012). Perencanaan Campuran Aspal Porus terhadap Karakteristik Marshall dan Kuat Tarik Tidak Langsung dengan Serbuk Ban Bekas Sebagai Pengganti Aggregat. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Resiana, H. R. & Widayanti, A. (2025). Karakteristik Material RCA, fly Ash, dan Agregat Aam sebagai Alternatif Material pada Campuran Perkerasan AC-BC. Jurnal Media Publikasi Transportasi, V4N1. 53-60.
Sampoerna University. (2024, maret 5). Pengertian Agregat Beserta Klasifikasinya. Retrieved from Sampoerna University: https://www.sampoernauniversity.ac.id/id/news/pengertian-agregat-beserta-klasifikasinya
Sembung , N. T., Sendow, T. K., & Palenewen, S. (2020). Analisa Campuran Aspal Porus Menggunakan Material Dari Kakaskasen Kecematan Tomohon Utara Kota Tomohon. Jurnal Sipil Statik, 345 - 352.
Susanto, H. A., Mulyono, B., Widyaningrum, A., & Purnomo, W. H. (2023). Kinerja Perkerasan Aspal Berpori Dengan Campuran Lmbah Plastik Dan Karet . Jurnal Jalan-Jembatan , 32 - 43.
Utami, K., Yulia, H., & Pataras, M. (2019). Karakteristik Porous Asphalt Pavement Lapis AC-WC menggunakan Spesifikasi Australia dan Malaysia.
Abstract views: 7
,
PDF Downloads: 7







