Analisis Penentuan Fase Dan Waktu Siklus Optimum Pada Persimpangan Bersinyal Dengan Simulasi Menggunakan Aplikasi VISSIM (Studi Kasus: Simpang Adityawarman – Hayam Wuruk, Kota Surabaya)
DOI:
https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n2.p462-473Keywords:
Simpang bersinyal, Penentuan Fase Dan Waktu Siklus, VISSIMAbstract
Persimpangan tempat bertemunya kendaraan pada ruas jalan, sehingga dapat mengakibatkan gangguan lalu lintas pada pergerakan kendaraan yang memicu terjadinya kemacetan. Simpang Adityawarman – Hayam Wuruk merupakan simpang pada jalan yang berdekatan dengan area komersial dan pemukiman yang padat dilalui kendaraan di Kota Surabaya sehingga mengakibatkan munculnya permasalahan pada lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja simpang setelah dilakukanya analisis penentuan fase dan waktu siklus optimum dengan percobaan skenario fase terbaik dengan mencari nilai derajat kejenuhan terkecil yang disimulasikan menggunakan aplikasi software VISSIM yang berpedoman pada MKJI (1997). Pada simpang Adityawarman – Kutai memiliki 3 fase dan memiliki 4 lengan simpang. Perhitungan pada kinerja simpang Eksisting (3 Fase) didapatkan DS sebasar 0,890 dengan LOS D. Setelah itu, dilakukan perhitungan percobaan Skenario 1 (2 Fase) didapatkan DS 1,182 dengan LOS F. Dilakukan perhitungan percobaan Skenario 2 (4 Fase) didapatkan DS sebesar 0,829 dengan LOS D. Dilakukan perhitungan percobaan Skenario 3 (5 Fase) didapatkan DS sebesar 1,440, dengan LOS F. DS terkecil pada analisis percobaan perhitungan skenario kinerja simpang akan digunakan sebagai kinerja terbaik. Didapatkan hasil analisis perhitungan skenario terbaik pada simpang bersinyal Jl. Adityawarman – Jl. Hayam Wuruk yaitu Skenario 2 (4 Fase), dengan DS 0,829 dan tingkat pelayanan (LOS) D, serta waktu siklus yang disesuaikan sebesar 133 detik.
References
Ali, M. I., & Abidin, M. R. (2019). Pengaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Intensitas Kemacetan Lalu Lintas Di Kecamatan Rappocini Makassar. Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Universitas Negeri Makassar, 68–73.
Adha, S. A., Endro Wibisono, R., Sabrina, M. A., & Putri, O. E. (2023). Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Simpang Tak Bersinyal Jalan Pulo Wonokromo Kota Surabaya Menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi, 1(3), 383–391.
Ali, M. I., & Abidin, M. R. (2019). Pengaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Intensitas Kemacetan Lalu Lintas Di Kecamatan Rappocini Makassar. Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Universitas Negeri Makassar, 68–73.
Ashar, A. S., & Prasetyo, T. T. (2024). Analisis Fase Dan Waktu Siklus Simpang Apill Dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas Menggunakan Simulasi PTV Vissim dan Software Surrogate Safety Assessment Model. 11(2), 92–103. https://doi.org/10.46447/ktj.v11i2.628.
Dewi, K., Krisdiyanto, A., Yasak, I., & Rafferti.K, A. (2023). Analisis Pengaruh Penyempitan Jalan Dan Parkir Badan Jalan Terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 4(1), 71–89.
Hendratma, D., Sriastuti, D. A. N., & Eryani, I. G. A. P. (2024). Evaluasi Perencanaan Pengendalian Simpang Pada Simpang Bersinyal Jl. Sunset Road – Jl. Iman Bonjol, Kabupaten Badung, Bali. Jurnal Teknik Gradien, 16(01 SE-Articles), 36–45. https://ojs.unr.ac.id/index.php/teknikgradien/article/view/1178
Lubis, Marwan, Alexander Samosir, and Nuril Mahda, ‘Evaluasi Kinerja Persimpangan Akibat Adanya Fly Over Jamin Ginting Terhadap Pergerakan Arus Lalu Lintas’, Buletin Utama Teknik, 15.2 (2020), 1410–4520
MKJI. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Jakarta. Indonesia.
PKJI. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Jakata. Indonesia
Tamin, Ofyar Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: Badan Penerbit ITB.
Wibisono, R. E., Muhtadi, A., & Cahyono, D. (2019). Kajian Analisis Lalulintas Simpang Bersinyal di By Pass Krian Untuk Perencanaan Pelebaran Jalan dan Fly Over. Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan Dan Rekayasa Sipil, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.25139/jprs.v2i1.1458
Abstract views: 13
,
PDF Downloads: 11







