Analisis Konektivitas Intermoda Feeder Wirawiri di Kota Surabaya (Studi Kasus: Rute Terminal Bratang - Stasiun Pasar Turi)
DOI:
https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n1.p445-454Keywords:
Feeder Wira Wiri, konektivitas, aksesibilitas, IntermodaAbstract
Kota Surabaya mengalami masalah mobilitas karena semakin banyaknya aktivitas masyarakat dan ketergantungan pada kendaraan pribadi. Untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum, Pemerintah Kota Surabaya menyediakan layanan Feeder WiraWiri yang menghubungkan Terminal Bratang dengan Stasiun Pasar Turi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja layanan tersebut berdasarkan jadwal, headway, aksesibilitas, konektivitas, serta persepsi pengguna.Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui survei kepada 100 responden, observasi lapangan, dan analisis indikator konektivitas.Hasil menunjukkan nilai konektivitas layanan berada dalam kategori baik (skor 3,95). Jadwal dan headway layanan cukup memenuhi kebutuhan perjalanan, meski masih ada ketidaksesuaian di jam-jam non-sibuk. Aksesibilitas halte dinilai cukup baik, tetapi ada beberapa titik yang perlu diperbaiki fasilitas pejalan kaki. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Feeder WiraWiri sudah terhubung dengan baik, namun perlu diperbaiki konsistensi headway, fasilitas halte, serta sinkronisasi jadwal antar moda.
References
Dinas Perhubungan Kota Surabaya. (2024). Laporan kinerja layanan Feeder WiraWiri Suroboyo. Pemerintah Kota Surabaya.
Dinas Perhubungan Kota Surabaya. (2023). Laporan pengembangan rute Feeder WiraWiri. Pemerintah Kota Surabaya.
Amannulloh. (2024). Evaluasi kebutuhan Wira Wiri Suroboyo sebagai angkutan pengumpan. Jurnal Transportasi Terapan, 14(1), 45–52.
Sari, A. P. (2024). Analisis pelayanan transportasi publik Feeder Wira Wiri. Jurnal Mobilitas Perkotaan, 8(2), 64–72.
Zhang, L., Shen, Q., & Clifton, K. J. (2019). Examination of traveler responses to real-time transit information systems. Transportation Research Part C, 105, 371–385.
Fitriana, L., & Eprilianto, A. (2024). Kualitas pelayanan Feeder Wira Wiri di Dinas Perhubungan Surabaya. Jurnal Rekayasa Transportasi, 12(2), 23–34.
Pramudya. (2024). Dampak penggunaan transportasi publik terhadap kemacetan perkotaan. Jurnal Rekayasa Lalu Lintas, 7(1), 77–84.
Bahri, H., et al. (2020). Penggunaan QGIS untuk pemetaan transportasi. Jurnal Teknologi Informasi Spasial, 9(2), 122–135.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Hamida, F. (2023). Persepsi masyarakat terhadap layanan angkutan feeder di Kota Surabaya. Jurnal Transportasi Perkotaan, 11(2), 85–93.
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 2






