Analisis Perencanaan Kawasan TOD Terminal Intermoda Joyoboyo Melalui Aspek Aksesibilitas Pesepeda dengan Metode Level of Traffic Stress
DOI:
https://doi.org/10.26740/mitrans.v4n1.p385-394Keywords:
Level of Traffic Stress, aksesibilitas sepeda, Transit Oriented Development (TOD)Abstract
Konsep Transit Oriented Development (TOD) merupakan perencanaan kawasan berbasis mix use yang berarti menyatukan semua kegiatan dalam satu kawasan yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian maupun masalah kemacetan di kota Surabaya, salah satunya pada kawasan Terminal Intermoda Joyoboyo. Salah satu aspek penting dalam perencanaan TOD adalah melihat dari sisi aksesibilitas pesepeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perencanaan kawasan TOD Terminal Intermoda Joyoboyo berdasarkan analisis aksesibilitas sepeda saat ini. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini menganalisis data dengan cara mengintegrasikan analisis spasial, metode Level of Traffic Stress (LTS), maupun perangkat lunak QGIS yang divisualisasikan dalam bentuk peta. Hasil dari analisis ini, menunjukkan bahwa beberapa ruas jalan masih tergolong berbahaya bagi pesepeda dari berbagai kalangan dan umur. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini juga memberikan rekomendasi infrastruktur yang sesuai untuk setiap ruas jalan guna memastikan kenyamanan dan keamanan bersepeda bagi semua kalangan masyarakat.
References
ITDP (Insitute for transportation and development Policy). (2017). TOD Standard 3.0 ITDP.
Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., Mi, 5–24.
Nadyla, A. (2018). Pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD) Terminal Joyoboyo, Surabaya Berbasiskan Konsep Node-Place Model. 1–271.
Furth, P. G., & Engineering, E. (2012). Low-Stress Bicycling and Bike Network Connectivity. 2012.
Ruruh, Putri, A., Kusuma, I., Pekalongan, K., Medono, K., Barat, P., & Kota, P. (2014). KECAMATAN PEKALONGAN BARAT THE STUDY OF BICYCLE USING CHARACTERISTICS IN MEDONO
VILLAGE , pengguna jalan yang menggunakan sepeda faslitas pendukung pengguna sepeda , yaitu khusus pesepeda dan parkir khusus sepeda . penyediaan jalur khusus pesepeda dan jug. Ruang: Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 2(3), 201–210.
ATR/BPN, K. (2017). Permen ATR/BPN RI Nomor 16 Tahun 2017. Kementrian ATR/BPN, 5(2), 40–51. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga
Nomor 05/SE/Db/2021 Tentang Pedoman Perancangan Fasilitas Pesepeda. July, 1–23.
Okon, I. E., & Moreno, C. A. (2019). Bicycle Level of Service Model for the Cycloruta, Bogota, Colombia.
Romanian Journal of Transport Infrastructure, 8(1), 1–33. https://doi.org/10.2478/rjti-2019-0001
Juliana, A., Senopati, A. A., & Diana, L. (2021). Penerapan Konsep Transit Oriented Development (Tod) Di Kawasan Plaza Indonesia, Jakarta. Journal of Architecture Innovation, 5(1), 1–24.
P. R. N. 34 T., & DENGAN. (2006). PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34
TAHUN 2006 TENTANG JALAN DENGAN. Global Shadows: Africa in the Neoliberal World Order, 44(2), 8–10.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0






