Analisis Kelayakan Reaktivasi Jalur Kereta Api Madiun – Slahung (Ponorogo) Dengan Pendekatan SOAR (Strengths, Opportunities, Aspiration, Result)

Authors

  • Naufal Alif Wibowo UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  • Dadang Supriyatno

Keywords:

Analisis, Kelayakan, Reaktivasi, SOAR, Kereta Api

Abstract

Jalur Kereta Api Madiun-Slahung (Ponorogo) merupakan jalur tua salah satu peninggalan masa penjajahan bangsa Belanda yang salah satunya disebutkan dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) 2030 untuk dapat direvitalisasi dan diaktifkan kembali bahkan dapat dikembangkan. Namun perlu adanya tinjauan terhadap kelayakan jalur tersebut sebelum jalur dapat diaktifkan dan dioperasikan kembali. Baik dari segi teknis, sosial-ekonomi, lalu-lintas dan kebutuhan masyarakat lokal akan transportasi kereta api. Dalam penelitian ini menggunakan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif) dan menggunakan pendekatan analisis kelayakan dan strategi SOAR (Strengths, Opportunities, Aspiration, Result). Data primer diperoleh dari survey kuesioner terhadap 368 sampel responden pengguna angkutan umum bus trayek Madiun - Ponorogo PP untuk mendapatkan pendapat relevan mereka tentang reaktivsi jalur transportasi umum kereta api rute Madiun - Slahung (Ponorogo). Adapun data sekunder diperoleh melalui obeseravsi, dan studi terhadap dokumen-dokumen pendukung

penelitian. Analisis menggunakan pembobotan dan Scoring SOAR yang di dapatkan dari pembobotan aspek-aspek penelitian lalu kemudian di lakukan scoring pada masing-masing poin narasi dari SOAR berdasarkan pembobotan pada kriteria aspek penelitian. Hasil analisis dikatakan layak dari aspek sosio-ekonomi. Rekomendasi prototype yang ditawarkan adalah gambar perencanaan blueprint trase jalur alternatif, pada trase jalur alternatif 3 wilayah Ponorogo.

References

. (2011). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 43 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS). Jakarta: Kementerian Perhubungan Indonesia.

. (2022). Laporan Draft Akhir Studi Kelayakan Reaktivasi Jalur Mati di Provinsi Jawa Timur. Surabaya: Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Indonesia.

Aghastya, Adya, Septiana Widi Astuti, Natriya Faisal Rachman, Nanda ahda Imron, Sunardi, Wahyu Tamtomo Adi. (2021). “Sosialisasi Reaktivasi Jalur Kereta Api Madiun - Slahung Ponorogo”. Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol. 1 (2): hal. 1-9.

Azmi, Zulfa Khoirul. (2018). Strategi Pengembangan Desa Wisata Kandri Semarang Sebagai Kawasan Wisata Syariah. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: PPs universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Creswell, John W. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (Edisi Ketiga). Terjemahan Achmad Fawaid. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Cibro, Aldi Cahyadi. (2021). Smart Governance: Strategi Pemerintah Kota Subulussalam Menuju Subulussalam Smart City. Skripsi tidak diterbitkan. Banda Aceh: PPs UIN Ar - Rainy.

Herjianto, Wahju, dan Cut Munawwarah. (2020). Perancangan Jalan Rel dan Geometri Trase dari Ponorogo-Slahung untuk Reaktivasi. Jurnal Teknik ITS. Vol. 9 (1): hal. 64-69.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Method). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta

Yudha, Aldi Wardhana, Adya Aghastya, dan Wahyu Tamtomo Adi. (2020). Perencanaan Reaktivasi Jalur Kereta Api Lintas Madiun - Dolopo. Prosiding Simposium Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi ke-23.

Zulkarnain, Akbar, Hari Budi, dan Faizal Riko Priwardana. (2017). “Pengembangan Potensi Desa di Kecamatan Slahung dengan Reaktivasi Jalur Eksisting Madiun-Slahung”. Jurnal Perkeretaapian Indonesia. Vol. 1 (1): hal. 41-50.

Downloads

Published

2024-04-27

Issue

Section

Articles
Abstract views: 69 , PDF Downloads: 74