Pengaruh Latihan Interval Intensitas Tinggi Terhadap Perubahan Laju Metabolisme Dasar Dan Vo2max Pada Atlet Muda

Authors

  • Moh. Amrullah Albaitomi Universitas Negeri Surabaya
  • Ali Maksum Universitas Negeri Surabaya
  • Irmantara Subagio Universitas Negeri Surabaya
  • Achmad Widodo Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

latihan, intensitas, detak jantung, VO2max

Abstract

Sepak bola adalah olahraga prestasi yang memiliki karakteristik khusus dan karakteristik fisik bagi para
pemainnya. Kapasitas daya tahan Vo2max yang baik dapat memberikan keunggulan bagi performa atlet
saat bertanding di lapangan. Sepak bola di Indonesia cenderung memiliki rata-rata Vo2max yang masih di
bawah standar. Salah satu alasannya adalah atlet remaja jarang terbiasa melakukan latihan fisik intensif
sehingga usia latihan mereka masih kecil dan membutuhkan waktu lama untuk meningkatkan kapasitas
tersebut. Selain meningkatkan Vo2max, latihan fisik juga mempengaruhi perubahan dalam menekan denyut
nadi. Karena seseorang dengan denyut nadi istirahat yang rendah, daya tahan untuk melakukan aktivitas,
latihan intensitas tinggi, dan kompetisi akan lebih lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
membandingkan efektivitas metode latihan HIIT dengan dua bentuk atau variasi yang berbeda dengan
desain sesuai prinsip latihan beban pada denyut nadi dasar dan Vo2max. Penelitian ini menggunakan desain
quasi-eksperimental dengan Desain Kelompok Kontrol Acak Pra-tes dan Pasca-tes, dengan sampel
sebanyak 30 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu 10 atlet dalam kelompok eksperimen lari shuttle,
10 atlet dalam kelompok lari di sekitar persegi panjang, dan 10 atlet dalam kelompok kontrol. Perawatan
diberikan selama 8 minggu dengan 3 sesi per minggu menggunakan perangkat Polar H10 untuk mengontrol
intensitas latihan. Analisis data menggunakan (MANOVA) dengan bantuan program statistik SPSS. Hasil
menunjukkan bahwa kedua latihan memiliki efek signifikan dalam meningkatkan denyut jantung (p-value
0,001 < 0,05) pada latihan Shuttle run dan Vo2max (0,000 < 0,05), serta pada latihan Around rectangle (p
value 0,000 < 0,05) dan Vo2max (0,000 < 0,05). Sementara itu, efektivitas kedua latihan tersebut sama
dengan nilai p 1,000 > 0,05. Oleh karena itu, HIIT tidak didasarkan pada bentuknya, melainkan pada durasi
dan intensitasnya yang dipantau menggunakan pemeriksaan denyut jantung untuk setiap latihan

Downloads

Published

2026-04-13
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 6