Pengaruh Circuit Training Terhadap Komposisi Tubuh, Daya Tahan Otot Dan Kardiovaskular Pada Atlet Pencak Silat Remaja Usia 14-17 Tahun

Authors

  • Riza Nazarudin Universitas Negeri Surabaya
  • Andri Suyoko Universitas Negeri Surabaya
  • Nining Widyah Kusnanik Universitas Negeri Surabaya
  • Bayu Agung Pramono Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

circuit training, komposisi tubuh, daya tahan otot, daya tahan kardiovaskular pencak silat, atlet remaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh circuit training terhadap komposisi tubuh, daya tahan otot, dan daya tahan kardiovaskular pada atlet Pencak Silat remaja usia 14–17 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan dua kelompok pretest–postest. Sampel terdiri dari 19 atlet putra dari Klub Tapak Suci Kedunglosari, Jombang, yang dipilih secara purposive sampling. Kelompok eksperimen menjalani program latihan sirkuit selama empat minggu yang menggabungkan latihan beban tubuh dan latihan berbasis Pencak Silat, sementara kelompok kontrol melanjutkan latihan konvensional. Data dikumpulkan melalui tes komposisi tubuh menggunakan Tanita Bioelectrical Impedance Analyzer (BIA), tes daya tahan otot (sit-up, push-up, dan wall sit), dan daya tahan kardiovaskular menggunakan Bleep Test. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk normalitas dan uji-t sampel berpasangan melalui SPSS 29 untuk menentukan signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan sirkuit menghasilkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05) dalam daya tahan otot dan kapasitas kardiovaskular, tetapi dalam komposisi tubuh tidak mengalami perubahan secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan sirkuit secara efektif meningkatkan beberapa komponen kebugaran fisik secara bersamaan dengan mengintegrasikan kekuatan, daya tahan, dan stimulus kardiovaskular dalam interval pendek dan intensitas tinggi. Sebagai kesimpulan, latihan sirkuit dapat dianggap sebagai metode latihan yang efektif dan praktis untuk meningkatkan daya tahan otot, dan kinerja kardiovaskular pada atlet Pencak Silat remaja. Hasil ini memberikan dasar ilmiah bagi pelatih dan pembina untuk menerapkan program berbasis sirkuit terstruktur yang disesuaikan dengan tuntutan fisiologis atlet seni bela diri muda.

Downloads

Published

2025-11-10
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 0