PERBANDINGAN MODEL ECM ENGLE–GRANGER, VECM, DAN VAR DALAM ANALISIS FAKTOR MAKROEKONOMI TERHADAP EKSPOR NONMIGAS INDONESIA

Authors

  • Mohammad Taqi Fabwaz Nabili Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Brawijaya, Malang
  • Fery Widhiatmoko Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Brawijaya, Malang

DOI:

https://doi.org/10.26740/jram.v10n1.p1-12

Abstract

Ekspor non-minyak dan gas merupakan pilar penting perekonomian Indonesia karena kontribusinya terhadap perolehan devisa dan pembangunan industri. Kinerja ekspor ini terkait erat dengan kondisi makroekonomi, khususnya inflasi, dinamika nilai tukar, dan cadangan devisa. Studi ini meneliti hubungan antara variabel-variabel tersebut menggunakan ECM Engle–Granger, VAR, dan VECM dengan data bulanan dari Januari 2021 hingga Mei 2025. Hasil ECM menunjukkan bahwa inflasi dan cadangan devisa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor non-minyak dan gas, sedangkan nilai tukar tidak signifikan. Nilai error correction term yang signifikan menegaskan adanya keseimbangan jangka panjang. Analisis VAR menunjukkan bahwa inflasi memengaruhi ekspor, cadangan devisa, dan nilai tukar, sedangkan cadangan devisa dan nilai tukar terutama dipengaruhi oleh nilai masa lalunya. Lebih lanjut, hasil VECM menunjukkan bahwa cadangan devisa secara signifikan memengaruhi ekspor dalam jangka pendek, sedangkan dalam jangka panjang semua variabel makroekonomi memiliki pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, model ECM Engle–Granger, VAR, dan VECM dianggap sesuai dan memenuhi persyaratan AIC.

Downloads

Published

26-04-26
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0