PENERAPAN MODEL KAPLAN-MEIER DAN MODEL WEIBULL PADA DATA LAMA BERTAHAN PELANGGAN DSL DAN FIBER OPTIC

Authors

  • Naili Azqiyah Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Chalista Divia Maharani Djuanda Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Dita Anggraini Soekarno Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Enindya Ageng Pangesti Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Pandya Arsa Nugraha Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Sylviana Dewi Eka Candra Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Mira Andriyani Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.26740/jram.v10n1.p165-173

Abstract

Telekomunikasi merupakan salah satu sektor yang menghadapi permasalahan churn atau berhentinya pelanggan berlangganan layanan. Analisis survival dapat digunakan untuk menganalisis pola ketahanan pelanggan berdasarkan lama waktu bertahan berlangganan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola survival pelanggan layanan telekomunikasi menggunakan model Kaplan–Meier dan Weibull serta membandingkan peluang bertahan pelanggan DSL dan Fiber Optic menggunakan uji log-rank. Data yang digunakan adalah Telco Customer Churn yang diperoleh dari platform Kaggle dan dianalisis menggunakan perangkat lunak RStudio. Hasil analisis Kaplan–Meier menunjukkan bahwa pelanggan DSL memiliki peluang bertahan lebih lama dibandingkan pelanggan Fiber Optic dengan nilai RMST sebesar 58,91 bulan untuk DSL dan 47,04 bulan untuk Fiber Optic. Hasil uji log-rank menunjukkan adanya perbedaan peluang bertahan yang signifikan antara kedua kelompok layanan internet. Selain itu, model Weibull menghasilkan parameter shape sebesar 0,6624 yang menunjukkan bahwa risiko churn lebih tinggi pada masa awal berlangganan dan menurun seiring bertambahnya waktu. Secara keseluruhan, penerapan model Kaplan–Meier, Weibull, dan uji log-rank mampu memberikan gambaran pola survival pelanggan telekomunikasi serta kecenderungan churn pelanggan berdasarkan jenis layanan internet.

Downloads

Published

24-05-26
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0