Journal of Civics and Moral Studies https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms <div class="lRu31" dir="ltr"><span class="HwtZe" lang="en"><span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">The Journal of Civics and Moral Studies (JCMS) contains research results on moral and citizenship issues which include studies on the state, citizens, the relationship between the state and citizens, morals, and citizenship education in encouraging national character building.</span></span> <span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">Writers with educational, socio-cultural, political and legal scientific backgrounds have the opportunity to become journal contributors.</span></span> <span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">JCMS accepts articles based on research or literature studies to be published twice a year through a manuscript selection process.</span></span> <span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">All articles submitted to the editorial desk will be reviewed by at least two reviewers.</span></span> <span class="jCAhz ChMk0b"><span class="ryNqvb">There is no charge for written work published in the journal.</span></span></span></div> en-US mayamustika@unesa.ac.id (Maya Mustika Kartika Sari, S.Sos., M.IP.) mirojuhuda@unesa.ac.id (Mi'rojul Huda) Wed, 05 Jul 2023 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Uniting Differences : Building Multicultural Awareness In Religiounus Schools https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/28007 <p>Schools, as educational institutions that have a key role in shaping the character and values of the younger generation, have a responsibility to promote multiculturalism. However, in educational environments with a religious background, challenges can arise in efforts to promote multiculturalism without ignoring existing religious values. This research aims to examine effective strategies and approaches in instilling multicultural values in schools with a religious background. The research method used is literature reflection to explore an in-depth understanding of the concept of multiculturalism and the challenges faced by schools with a religious background. The research results show that instilling the values of multiculturalism in schools can be done through an inclusive, dialogical and religious-based approach. The integration of a multicultural curriculum that includes cultural and religious aspects from various backgrounds is an effective way to teach tolerance, respect and better understanding of differences. In addition, intercultural education that promotes interfaith dialogue, seminars, visits to places of worship, and cultural exchange programs can be a means of strengthening multicultural awareness in schools with religious backgrounds. This research also emphasizes the important role of teachers in guiding students in understanding and appreciating multiculturalism, while still recognizing the religious values they adhere to. Schools with a religious background need to create an environment that supports interfaith dialogue and encourages tolerance through inclusive educational policies and practices.</p> Niken Sylvia Puspitasari Copyright (c) 2023 Journal of Civics and Moral Studies http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/28007 Thu, 07 Dec 2023 00:00:00 +0700 Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Kelas VII Di Sekolah Berwawasan Lingkungan SMPN 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/25938 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang implementasi pendidikan karakter peeduli lingkungan pada peserta didik kelas VII melalui program Adiwiyata di SMP Negeri 1 Sumberrejo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif yang mengambil lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Sumberrejo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pendidikan karakter Thomas Lickona yang terdiri dari tiga komponen yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Informan pada penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, guru PKn, guru IPA, guru Matematika, guru Bahasa Jawa.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari <em>data reduction, data display, </em>dan <em>conclusion drawing/verification. </em>Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas VII di sekolah berwawasan lingkungan SMP Negeri 1 Sumberrejo adalah (1) Pengimplementasian pendidikan karakter peduli lingkungan melalui program Adiwiyata, (2) Kurikulum sebagai tuntunan pengintegrasian karakter peduli lingkungan, (3) RPP sebagai media implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan, (4) Peran guru mapel Bahasa Jawa, PKn, Matematika dan IPA dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan, dan (5) Pembiasaan sekolah sebagai wujud implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas VII. Melalui implementasi tersebut, maka pendidikan karakter peduli lingkungan pada kelas VII khususnya, diharapkan mampu membantu upaya pemerintah dalam pelestarian lingkungan guna pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi muda atau peserta didik saat ini dan masa mendatang.</p> Deva Arshinta Anggraeni Putri, Raden Roro Nanik Setyowati Copyright (c) 2023 Journal of Civics and Moral Studies http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/25938 Fri, 28 Jul 2023 00:00:00 +0700 Analisis Strategi Bela Negara Berbasis Isen Mulang Untuk Pendidikan Era Society 5.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/25572 <p>Tulisan ini ingin membahasan mengenai memahami bela negara merupakan kewajiban setiap warga negara Indonesia, bahkan sebagai hak wajib dilaksanakan warga terhadap negara. Hak dan kewajiban merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia (<em>nasionalisme</em>) yang selalu wajib dipertahankan dan dikembangkan. Bela negara tidak hanya upaya memanggul senjata, melainkan ditampilkan dengan mengikuti pendidikan kewarganegaraan dan pengabdian sesuai profesi atau menampilkan sikap dan perilaku positif sesuai perofesi masing-masing.</p> <p>Analisis kajian teoretis diketahui bahwa strategi bela negara wajib tidak melupakan akar kearifan lokal setiap daerah pada era masyarakat 5.0, contohnya kearifan lokal Kalimantan Tengah salah satunya sangat cocok dikembangkan yaitu <em>Isen Mulang Manetes Rantai Kamara Ambu</em>”. Memiliki arti “ jangan pulang sebelum memenangkan perjuangan yang panjang, pantang mundur sebelum memutuskan tali kemiskinan, kebodohan dan kemelaratan dengan semangat kebersamaan dan persatuan. Contoh prilaku seperti: 1) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. 2) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. 3) Mengembangkan sikap persatuan atas dasar Bhineka Tunggal Ika. Sesuai dengan motto hidup masyarakat Kalimantan Tengah yaitu Isen Mulang (pantang mundur) (Pelu &amp; Tarantang, 2018).</p> <p>Strategi Bela Negara Berbasis <em>Isen Mulang </em>untuk Pendidikan Era Society 5.0 tidak identik dengan angkat senjata, tetapi diartikan lebih luas, yaitu membela negara dalam berbagai hal disesuaikan dengan kemampuan dan profesi masing-masing. Penyelenggaraan bela negara di sekolah disadari atau tidak direalisasikan melalui pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, upacara bendera, penyelenggaraan ibadah di sekolah, kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka, PMR, Karawitan, seni tari, sebagai kegiatan yang sarat bermuatan pembentukan karakter, kepedulian kepada sesama, serta kecintaan kepada kearifan lokal Indonesia.</p> Ady Ferdian Noor, Sonedi Sonedi Copyright (c) 2024 Journal of Civics and Moral Studies http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/25572 Sun, 28 Apr 2024 00:00:00 +0700 Resistensi Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Bojonegoro Terhadap Kebijakan Relokasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/23482 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyikapi relokasi PKL serta motivasi dan tujuan dari para pedagang yang memilih untuk menentang aturan tersebut. Dalam penelitian ini, wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Tahapan analisis dalam analisis penelitian ini mengikuti metodologi Miles &amp; Huberman (1992:16), dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada keuntungan dan kerugian dari kebijakan relokasi PKL saat ini yang diterapkan di Alun-alun Bojonegoro. Meskipun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah mengeluarkan himbauan dan sosialisasi, masih banyak pedagang kaki lima yang tetap beroperasi di lingkungan Alun-alun Bojonegoro dan melakukan aksi perlawanan, termasuk permainan kucing-kucingan dengan Satpol PP dan demonstrasi di luar gedung pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Alasan pedagang kaki lima melakukan perlawanan terhadap kebijakan ini adalah karena sepinya pembeli di tempat yang disediakan oleh pemerintah dan membuat dagangan mereka kurang laku dan akhirnya membuat mereka nekat untuk kembali berjualan di wilayah Alun-alun Bojonegoro. Pedagang kaki lima mengungkapkan bahwa mereka mau direlokasi ke tempat yang disediakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro asalkan tempat tersebut ramai pengunjung dan memiliki akses air bersih serta listrik yang memadai.</p> Fitria Nur Hidayah, Warsono Warsono Copyright (c) 2023 Journal of Civics and Moral Studies http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/23482 Tue, 23 May 2023 00:00:00 +0700 Makna Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Yang Adil Dalam Perspektif Masyarakat Desa Trosobo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/23473 <p>Awal tahun 2020 muncul virus baru bernama Covid yang menjadi wabah di seantero dunia. Pandemic Covid-19 menekan perekonomian nasional di semua tingkat perekonomian, termasuk perekonomian di daerah pedesaan. Menanggapi hal tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk masyarakat miskin terdampak Covid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan masyarakat Trosobo tentang keadilan dalam penyaluran BLT-DD dan pemanfaatan bantuan tersebut oleh para penerima. Penelitian ini dicermati menggunakan teori keadilan dari aristoteles yang menekankan teorinya pada perimbangan atau proporsi. Dalam hal ini Aristoteles menekankan bahwa keadilan sebagai suatu pemberian hak yang sama sesuai dengan hak proposional, bukan dilihat sebagai suatu persamarataan. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif yang berdesain deskriptif. Pada teknik pengumpulan data yang dipakai ialah wawancara serta dokumentasi. Penentuan informan penelitian berdasar <em>purposive sampling</em> yang jumlahnya ialah lima orang. Hasil penelitian mengungkapkan dalam pandangan masyarakat Trosobo adil adalah mudah dalam mengakses informasi penerima BLT DD, ada forum warga untuk mengomunikasikan pembagian BLT DD, kuota penerima BLT DD ditambah, dan ada call center sebagai wadah pengaduan. Sedangkan untuk pemanfaatannya, bantuan tersebut digunakan oleh para penerima untuk membeli kebutuhan pokok, membeli baju lebaran, transport ke rumah sakit dan membayar hutang. Makna keadilan dalam konteks penyaluran BLT DD bagi masyarakat trosobo berbeda dari apa yang diutarakan Aristoteles dimana Aristoteles mengungkapkan pada beberapa hal yang serupa dipandang serupa serta yang tidak serupa dipandang tidak serupa pula, secara sebanding.</p> Alvionita Wahyu Dinda Lestari, Maya Mustika Kartika Sari Copyright (c) 2023 Journal of Civics and Moral Studies http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.unesa.ac.id/index.php/jcms/article/view/23473 Wed, 05 Jul 2023 00:00:00 +0700